Rabu, 13 Juli 2011

KETIKA BUNGA LAYU TAK BERKEMBANG

NAMA TOKOH DAN KARAKTER:
1. BUNGA (PEMARAH, NAKAL, TIDAK SOPAN, TETAPI CANTIK DAN PATUH KEPADA ORANG TUA)
2. SAY (BAIK, PUNYA PENDIRIAN YANG TETAP)
3. KLARA (SEBENARNYA CANTIK, TAPI EGOIS, SUKA MENANG SENDIRI)

Synopsis:
Berawal dari masalah say dengan kedua orang tuanya di Jakarta, mahasiswa 22 tahun ini bertekad kuat ingin lari dari rumah dan menemukan kehidupian yang baru. Say adalah tipe orang yang punya pendirian yang tetap dan kuat. dia tidak mau diatur oleh siapapun yang dianggapnya salah. Dia akan dijodohkan dengan wanita pilihan kedua orang tuanya. Memang wanita pilihan orang tua say cantik, tapi say tidak suka dengan orang yang cerewet dan suka mengatur orang lain. Dari masalah itulah say bertekad untuk kabur dari rumah alias minggat.
Bunga adalah putri dari pasangan Illyas dan Indri. Bunga lahir sebagai sosok wanita yang cantik dan patuh kepada orang tua, tetapi dia adalah tipe orang yang pemarah dan nakal karena salah pergaulan. Dari salah satu sifatnya, yaitu patuh kepada orang tuanya, dia selalu mambantu ibunya barjualan bunga keliling dengan manggunakan sepeda kesayanganya. Setiap hari dia berjualan bunga dengan sepeda kesayanganya keliling kota dan kampung. Sayangnya, setiap saat Bunga menjual bunga dengan sepedanya, Bunga memakai pakaian yang kurang pantas dan sopan. Yaitu menggunakan rok mini dan kaos yang ketat. Padahal Bunga sedang menaikki sepedanya. Bukan hanya saat berjualan bunga saja, saat dirumah pun Bunga selalu memakai pakaian yang kurang sopan. Dari pergaulan yang salah, bunga menjadi seperti itu. Walaupun Bunga patuh kepada orang tuanya, tetapi setiap Bunga meminta apapun kepada orang tuanya, bunga selalu memaksa dan tidak memandang kemampuan orang tuanya.
Say akhirnya kabur dari rumah dengan menggunakan mobil kesayanganya. Tetapi saat say kabur dari rumah, dia dikejar oleh orang bayaran ayah say. Akhirnya terjadi adegan saling kejar-mengejar antara say dengan orang bayaran ayah say. Setelah melalui kejar-mengejar yang sengit, akhirnya say berhasil lolos dari kejaran orang bayaran ayah say. akhirnya dia melepas lelah sebentar, tapi alangkah sialnya, saat say akan melewati sebuah tikungan, ada gadis cantik menaiki sepedanya sedang menjual bunga yang yang kaget karena ada mobil yang lewat. Karena tikungan itu lebarnya sempit sekali, maka bunga tertabrak oleh mobil say dan terpental. Untung saja bunga tidak apa-apa, tetapi hanya luka pada kening, tangan, dan lutut. Akhirnya say berhenti berhenti dan menolong Bunga. Alangkah kagetnya say saat melihat wanita yang sangat cantik telah dia tabrak.
Say berniat akan menolong Bunga, tetapi Bunga sangat marah karena sepeda kesayanganya, serta sebagai penopang hidup Bunga dan keluarganya telah rusak parah. Karena dia adalah tipe cewek yang pemarah, dia langsung memarahi Say, ditambah lagi karena Bunga memakai rok yang pendek, Say tidak sengaja melihat kearah rok Bunga. Bukan hanya memarahi Say dengan kata-kata, Bunga langsung menampar say dan memarahinya tanpa memandang siapa Say, dan darimana asalnya.
Bunga berniat berdiri dan melihat sepedanya, tetapi bunga tidak sanggup berdiri karena lukanya. Akhirnya Say berniat menolongnya, tetapi Bunga malah menampar Say lagi. Karena Bunga benar-benar tidak bias berdiri, maka Bunga meminta Say untuk bertanggung jawab atas kesalahanya.bunga akhirnya Melihat sepedanya yang rusak parah dan bunga dagangannya yang rusak dan berceceran dijalan, akhirnya Bunga memaksa Say untuk bertanggung jawab dan memaksa Say untuk kerumahnya, lalu menggantikan Bunga berjualan bunga dengan manggunakan mobil Say sampai Bunga sembuh. Bunga juga meminta Say untuk memperbaiki sepeda bunga yang rusak. Sebelum Say memperbaiki sepeda Bunga dan sebelum Luka Bunga sembuh, Say tidak boleh pergi.
Karena Say merasa sangat bersalah karena telah menabrak bunga, akhirnya Say menyetujui perintah Bunga. Akhirnya Say dan Bunga menuju rumah kerumah bunga dengan membawa sepeda Bunga yang rusak. Akhirnya Say menggantikan bunga untuk berjualan bunga dengan mobilnya. Say menjalaninya dengan sabar karena selain itu Say mendapat tmpat persembunyian semantara dari kejaran orang bayaran ayah Say. Say juga memperbaikki sepeda Bunga di bengkel kecil di ujung desa tetangga Bunga. Karena Say menyimpan rasa sayang kepada Bunga, akhirnya setelah sepeda Bunga selesai diperbaikki, Say meminta orang bengkel itu untuk menitipkan sepeda ini. Dilain sesi, karena Bunga juga menyimpan kasih sayang kepasa Say, akhirnya Bunga berpura-pura sakitnya itu belum sembuh-sembuh.
Singkat cerita, aakhirnya Say dan Bunga saling mengetahui perasaan sebenarnya. Akhirnya Bunga lari ke air terjun yang dulu sering didatangi Bunga saat dia mempunyai masalah. Akhirnya Say menyusul Bunga dan mengungkapkan isi hati Say yang sebenarnya. Karena Bunga juga mempunyai perasaan yang sama dengan Say, akhirnya mereka berdua menjalin kasih dengan cara berpacaran.
Alasan Say suka kepada Bunga karena sebenarnya Bunga adalah orang yang sangat baik dan Say mengerti kalau Bunga dulu hanya salah dalam pergaulan. Sedangkan Bunga suka kepada Say karena Say orangnya baik dan saat Say berada didekat Bunga, hati bunga merasa tenang dan nyaman. Dari keberadaan Say itulah yang dapat merubah sifat Bunga yang sebelumnya yaitu feminim, sopan dan baik. Akhirnya mereka menjalin kasih dengan perjalanan pencarian cinta yang penuh kebohongan.
Setelah lama Say dan Bunga menjalin kasih, akhirnya pada suatu malam, Say melamar Bunga dan Bunga setuju dengan lamaran bunga. Tetapi pagi harinya, Say ditemukan oleh orang tua Say dan akan dinikahkan dengan wanita pilihan orang tua Say. Dengan paksaan dari orang bayaran orang tua Say, akhirnya Say melepas Bunga. Tetapi cinta Say hanya untuk Bunga.
Sementara itu, Bunga merasa telah dibohongi dan dihianati oleh Say. Sejak itulah bunga menjadi pendiam dan suka melamun, seperti tidak adanya gairah hidup Bunga. Itulah sebabnya Bunga menjadi pendiam seperti “KETIKA BUNGA LAYU TAK BERKEMBANG”. Tingkah Bunga yang layu membuat kedua orng tua Say tidak tega. Tetapi happy ending buat Say dan Bunga di akhir cerita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar